,

Ritual Appalili dan Katto Bokko: Tradisi, Ketahanan Pangan dan Harmoni Semesta Komunitas Adat Kakaraengan Marusu, Maros, Sulawesi Selatan

Judul: Ritual Appalili dan Katto Bokko: Tradisi, Ketahanan Pangan dan Harmoni Semesta Komunitas Adat Kakaraengan Marusu, Maros, Sulawesi Selatan
Penulis: Muslimin A.R. Effendy & Andi Lili Evita
Editor: Husnul Fahima Ilyas
Tebal buku: xii + 96 halaman
Ukuran: 14,5 x 21 cm

Stok habis

Buku ini menelusuri sejarah dan kebudayaan Maros dari perspektif ecocultural, terutama pada ritual berbasis tradisi pertanian seperti Appalili dan Katto Bokko. Kajian semacam ini masih jarang dilakukan, padahal tradisi tersebut menyimpan nilai ekologis dan spiritual yang kuat dalam kehidupan masyarakat agraris di Sulawesi Selatan.

Sebagian besar penulisan tentang Maros selama ini lebih menyoroti tinggalan artefaktual-benda, struktur, dan situs budaya-serta historiografi lokal seperti Sejarah Kekaraengan Bontoa. Buku ini hadir untuk melengkapi kekosongan itu dengan mengangkat sisi hidup dari budaya yang masih dijalankan, meski perlahan terdesak oleh arus modernitas dan kehidupan perkotaan.

Penelitian ini dilakukan oleh tim Makassar Heritage Society (MAHESTY) dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Departemen Ilmu Sejarah FIB Unhas, BRIN, dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX Makassar. Berkat bantuan para pewaris adat, informan, dan relawan lapangan, dokumentasi serta interpretasi tradisi Appalili dan Katto Bokko dapat tersusun secara komprehensif.

Buku ini merupakan upaya kecil namun berarti untuk menjaga agar warisan budaya takbenda Maros tetap hidup di tengah perubahan zaman. la mengajak pembaca untuk memahami bahwa tradisi bukan sekadar masa lalu, melainkan bagian penting dari identitas dan keberlanjutan ekologi serta spiritualitas masyarakat Marusu.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Ritual Appalili dan Katto Bokko: Tradisi, Ketahanan Pangan dan Harmoni Semesta Komunitas Adat Kakaraengan Marusu, Maros, Sulawesi Selatan”