Di Bawah Menara Al-Azhar; Merajut Ilmu, Iman, dan Peradaban

Judul: Di Bawah Menara Al-Azhar; Merajut Ilmu, Iman, dan Peradaban
Penulis: Dr. Rizzaldy Satria Wiwaha, M.Hum.
Editor: Cepi Budiyanto, M.Pd.I., Rima Amalia Syafitri, S.Pd.
Tebal buku: xvi + 168 halaman
Ukuran: 14,5 x 21 cm

Stok habis

Al-Azhar sering dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan Islam tertua di dunia. Namun, di balik nama besarnya terdapat perjalanan sejarah, tradisi keilmuan, serta kehidupan para penuntut ilmu yang tidak sederhana. Buku ini disusun untuk menghadirkan gambaran Al-Azhar secara lebih dekat dan utuh, bukan hanya sebagai universitas, tetapi sebagai lingkungan keilmuan yang mempertemukan guru, murid, kitab, sanad, adab, dan pengalaman hidup. Kedekatan historis Al-Azhar dengan Indonesia juga menjadi bagian penting yang perlu dipahami, mengingat pengaruhnya telah lama hadir melalui jaringan ulama, pendidikan pesantren, gerakan pembaruan, dan pengabdian para alumninya.

Pembahasan dalam buku ini seputar perjalanan sejarah dan perkembangan Al-Azhar dari masa ke masa. Setelah itu, pembaca diajak mengenal tradisi halaqah, talaqqi, sanad, kitab turats, perpustakaan, serta hubungan antara adab dan kebermanfaatan ilmu. Buku ini bak kompas bagi calon mahasiswa, mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Mesir, alumni, orang tua, pendidik, serta pengelola lembaga pendidikan Islam. Meskipun demikian, pembaca umum yang ingin mengenal Al-Azhar dan tradisi keilmuan Islam juga diharapkan dapat memperoleh manfaat darinya. Penulis berharap buku ini dapat menjadi peta awal bagi mereka yang sedang mempersiapkan perjalanan ke Kairo, sekaligus menjadi teman refleksi bagi siapa pun yang sedang menjalani proses panjang sebagai penuntut ilmu.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Di Bawah Menara Al-Azhar; Merajut Ilmu, Iman, dan Peradaban”