TIDALEKTIKA; Filsafat Gelombang Membaca Realitas

Judul: TIDALEKTIKA; Filsafat Gelombang Membaca Realitas
Penulis: Poetra Adi Soerjo
Tebal buku: xxii + 294 halaman
Ukuran: 14,5 x 21 cm

Stok habis

Buku ini saya tulis karena saya percaya kita memerlukan cara pandang baru, bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk dunia. Abad ke-21 adalah abad air. Perubahan iklim dan naiknya permukaan laut mengubah wajah bumi. Migrasi global menembus batas-batas negara. Arus digital mengalir lebih cepat daripada kereta api atau mesin uap abad ke-19. Globalisasi membuat dunia semakin cair, semakin oseanik. Dalam kondisi ini, filsafat darat yang berpikir dengan garis lurus, tujuan akhir, dan batas territorial tak lagi cukup. Kita membutuhkan filsafat laut, filsafat gelombang, filsafat yang mampu menerima ketidakpastian sebagai hukum. Itulah yang saya tawarkan melalui Tidalektika: filsafat gelombang yang lahir dari pengalaman maritim kita.
Buku ini penting ditulis karena ia tidak hanya mengajukan kritik terhadap dialektika klasik, tetapi juga menawarkan paradigma baru untuk ilmu sosial. Tidalektika dapat menjadi kerangka filosofis sekaligus metodologis untuk membaca politik, ekonomi, budaya, agama, bahkan ekologi. Demokrasi yang berulang tidak lagi dibaca sebagai kegagalan konsolidasi, melainkan hukum gelombang. Kapitalisme negara yang bertahan dari krisis bukanlah anomali, melainkan bagian dari siklus reorganisasi. Identitas yang cair dan keyakinan agama yang dinamis bukan kelemahan, melainkan vitalitas yang selalu muncul kembali. Laut yang menyatukan ribuan pulau bukan sekadar geografi, melainkan epistemologi: ruang sosial tempat gelombang sejarah diproduksi.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “TIDALEKTIKA; Filsafat Gelombang Membaca Realitas”