Tradisi, memiliki posisi krusial dalam lanskap kehidupan masyarakat Jawa. Bahkan, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa tradisi adalah Jawa itu sendiri, saking kentalnya keberadaan tradisi dalam setiap aspek kehidupan masyarakat Jawa. Di pihak lain, Islam seringkali ‘menitipkan’ pesan-pesan keislamannya dalam bentuk tradisi sehingga masyarakat Jawa lebh mudah memahami dan mengganggapnya sebagai bagian integral tradisi Jawa.
Kedudukan tradisi yang unik dalam masyarakat Jawa ini seringkali melahirkan kesenjangan episteme antara generasi awal (pencipta tradisi) dengan generasi akhir (sebagai pelaku tradisi). Artinya sebagai pelaku tradisi, masyarakat Jawa tidak lagi mengetahui bilamana tradisi yang kerap dilakukan tak lain merupakan bagian dari ajaran agama Islam.
Buku ini mengajak pembaca untuk menelusuri jejak sebuah tradisi (pertanian) di kalangan masyarakat Jawa Islam,hingga ke sumber awal, yaitu hadis Nabi Saw melalui peran ulama generasi awal di tanah Jawa.
Islam, Non Fiksi
STRUKTUR NALAR JAWA ISLAM; Melacak Jejak Tradisi Kerjasama Pertanian di Kalangan Masyarakat Jawa Muslim
Judul: STRUKTUR NALAR JAWA ISLAM: Melacak Jejak Tradisi Kerjasama Pertanian di Kalangan Masyarakat Jawa Muslim
Penulis: Ahmad Mustofa & Samsurrohman
Editor: Ahmad Saifuddin, M.Hum.
Tebal buku: xiv + 130 halaman
Ukuran: 14,5 x 21 cm
Stok habis
Anda harus login untuk mengirimkan ulasan.


Ulasan
Belum ada ulasan.