Disaster medicine bukan sekadar emergency medicine yang lebih besar. Ia disiplin ilmu yang punya paradigmanya sendiri, metodologinya sendiri, dan etikanya sendiri. Saya pulang dari Italia dengan cara berpikir yang berbeda tentang apa artinya merespons bencana secara profesional. Tidak hanya merespon, tapi juga mencegah bencana.
Cara berpikir itu yang kemudian mendasari saya selama bertahun-tahun menjadi bagian dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC)—terlibat dalam respons bencana, mengembangkan training, pemberdayaan masyarakat, membangun sistem Rumah sakit Aman Bencana, membangun EMT-MDMC, menjadi fasilitator event nasional dan Internasional yang diselenggarakan oleh BNPB saya lakukan sampai 2024. Akademik dan lapangan berjalan beriringan, saling mengisi dan saling memperkaya. Yang terlihat di lapangan menjadi pertanyaan yang mendorong saya membaca lebih dalam. Yang dipelajari dari referensi menjadi lensa yang membantu saya melihat lapangan dengan lebih jelas.


Ulasan
Belum ada ulasan.