Peradaban selalu dimulai dari ruang hidup manusia. Rumah menjadi tempat manusia beristirahat, membangun keluarga, dan menumbuhkan harapan bagi generasi berikutnya. Di dalam rumah mimpi dibangun, masa depan dieja, dan martabat manusia dipelihara. Kualitas hunian karena itu berhubungan langsung dengan kesehatan masyarakat, proses belajar anak, ketahanan keluarga, serta produktivitas ekonomi sebuah bangsa.
Buku ini membaca persoalan perumahan di Indonesia sebagai persoalan struktural dalam pembangunan nasional. Krisis perumahan tidak berhenti pada kekurangan jumlah rumah. Persoalan ini berkaitan dengan tata kelola tanah, sistem pembiayaan perumahan, perencanaan kota, serta ketimpangan akses terhadap ruang hidup yang layak. Dalam konteks tersebut, backlog perumahan mencerminkan ketidakseimbangan antara kebutuhan hunian masyarakat dan kapasitas sistem ekonomi serta kebijakan publik dalam menyediakannya.
Melalui pendekatan ekonomi politik pembangunan, buku ini mengajukan gagasan Swasembada Papan 2045 sebagai visi strategis pembangunan nasional. Perumahan ditempatkan sebagai fondasi bagi pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta pemerataan kesejahteraan. Pada akhirnya, pembangunan perumahan adalah upaya memastikan setiap warga negara memiliki ruang hidup yang layak, aman, dan bermartabat, tempat masa depan bangsa dipersiapkan.
Non Fiksi
INDONESIA MENUJU SWASEMBADA PAPAN 2045
Judul: INDONESIA MENUJU SWASEMBADA PAPAN 2045
Penulis: Fahri Hamzah
Tebal buku: xvi + 458 halaman
Ukuran: 14,5 x 21 cm
Stok habis
Anda harus login untuk mengirimkan ulasan.


Ulasan
Belum ada ulasan.